Home » Artikel » Perbedaan Agen dan Distributor

Perbedaan Agen dan Distributor

Perbedaan Agen dan Distributor
Tanggal : 6 January 2011
Kategori : Artikel
Dilihat : 856
Kode Produk :
Stok :
Order Sekarang Juga !!!
Contact Person : Chandra Dwi Martoko
Hotline : (024) 70 2476 11
Sms Center : 085 712 389 336 / 081 328 278 653
PIN BBM :

DISTRIBUTOR

Berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan nomor 23/MPP/Kep/1/1998:
Distributor Utama (Main Distributor) adalah perorangan atau badan usaha yang bertindak atas namanya sendiri yang ditunjuk oleh pabrik atau pemasok untuk melakukan pembelian, penyimpanan, penjualan, serta pemasaran barang dalam partai besar secara tidak langsung kepada konsumen akhir terhadap barang yang dimiliki/dikuasai oleh pihak lain yang menunjuknya.

Distributor secara umum adalah perusahaan/pihak yang ditunjuk oleh prinsipalnya untuk memasarkan dan menjual barang-barang principalnya dalam wilayah tertentu dan untuk jangka waktu tertentu tetapi bukan sebagai kuasa principal. Distributor tidak bertindak untuk dan atas nama principal melainkan bertindak untuk dan atas nama dirinya sendiri.

Distributor membeli sendiri barang-barang dari prinsipalnyadan kemudian menjualnya kepada para pembeli (konsumen) di dalam wilayah yang diperjanjikan oleh principal. Segala akibat hukum dan perbuatannya menjadi tanggung jawab distributor sendiri.

Atau dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Perusahaan yang bertindak untuk dan atas namanya sendiri.
  2. Membeli dari principal/produsen dan menjual kembali kepada konsumen untuk kepentingan sendiri.
  3. Prinsipal tidak selalu mengetahui konsumen akhir dari produk-produknya.
  4. Bertanggung jawab atas keamanan pembayaran barang-barangnya untuk kepentingan sendiri.

AGEN

Berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan nomor 23/MPP/Kep/1/1998:
Agen adalah perorangan atau badan usaha yang bertindak sebagai perantara untuk dan atas nama pihak yang menunjuknya untuk melakukan pembelian, penjualan/pemasaran tanpa melakukan pemindahan atas fisik barang.

Atau dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Perusahaan yang menjual barang atau jasa untuk dan atas nama principal.
  2. Pendapatan yang diterima adalah hasil dari barang-barang atau jasa yang dijualnyakepada konsumen berupa komisi dari hasil penjualan.
  3. Barang yang dikirimkan langsungdari principal kepada konsumen jika antara agen dengan konsumen mencapai suatu persetujuan.
  4. Pembayaran atas barang-barang yang telah diterima oleh konsumen langsung kepada principal bukan melalui agen.

Sumber: bigarchipelago.blogspot.com

Produk Lainnya